Air Bersih Bukan Sesuatu yang Murah

20 Dec 2012

Air Bersih Bukan Sesuatu yang Murah

Bertopi warna merah dengan kumis yang tebal, bukan pak raden apalagi pak satpam. Inilah sosok Mario Bros, karakter game yang berprofesi sebagai tukang ledeng. Setiap hari sebelum memulai aktifitas setiap orang pada umumnya melakukan sesuatu yang disebut ‘Mandi’. Putar keran dan byur. . . air bersih mengucur dengan derasnya. Berlansung setiap hari…, terkadang sebagai manusia kita hanya melakukannya tanpa sadar bahwa ada perjuangan yang sangat besar sehingga kita semua bisa menikmati air bersih yang begitu segar mengguyur tubuh kita. Jika suatu waktu ketika kita membuka keran dan tak ada air yang keluar atau air yang keluar itu sangat kotor, apa yang kita lakukan. Mungkin sebagian dari kita hanya bisa mengerutkan dahi, teriak teriak ga jelas atau sampai membanting sesuatu yang ada disekitar kita pada saat itu.

Kembali kepada karakter Mario Bros, bagaimana perjuangannya dalam menyelamatkan seorang putri yang dia cintai. Melalui rintangan - rintangan yang berat tidak membuat Mario putus asa untuk tetap melanjutkan perjalanannya dalam menyelamatkan seorang putri. Putri kita ibaratkan sebagai Air, dan tentunya kita sendiri sebagai Mario. Berusaha untuk menyelamatkannya menjadi bukti bahwa kita benar-benar mencintainya. Tidak ada air tidak baik, membayangkannya saja tidak enak apalagi hal itu benar terjadi. Bau busuk akan tercium dimana-mana, kekeringan, dehidrasi, tidak ada panen dan sebagainya. Negara kita, Indonesia bukan negara yang miskin akan sumber daya alamnya, hanya akan terlihat miskin jika sumber daya manusianya lah yang tidak bisa memanfaatkannya dengan baik. Pulau-pulau Indonesia terbentuk dengan gunung di sekelilingnya, ada gunung maka ada air dan dari situlah kita harus yakin bahwa Indonesia tidak miskin air.

Tercemarnya air di sebagian daerah Indonesia bukan lah salah alam melainkan dari ulah manusia itu sendiri. Hal tersebut berimbas juga pada kurangnya air bersih untuk komsumsi setiap hari. Sebagai manusia biasa, sebagian dari kita hanya beranggapan hal tersebut terjadi disebabkan karena adanya cobaan dari Tuhan.

Apa yang harus kita lakukan…??? tidak usah terlalu memikirkan sesuatu yang terlalu besar. Mari sama sama memulai dari sesuatu yang kecil terlebih dahulu. Sesuatu yang kecil tidak berarti harus melibatkan semut, kacang bahkan merica. Hal kecil itu datangnya dari diri kita sendiri. Berani membuang sampah pada tempatnya itu sudah biasa, bagaimana jika kita berani membuat tempat sampah sebanyak-banyaknya. Dengan begitu, manusia tidak akan bingung jika mencari tempat sampah. Memasang poster “Hemat Air Menyelamatkan Bangsa” itu lebih biasa lagi, bagaimana jika kita berani memasang poster dengan isi “Hemat lah air, jika tidak bakal mati ketabrak”, “Hemat lah air, jika tidak bakal mandul”, “Hemat lah air, jika tidak bakal jomblo seumur hidup” dan lain sebagainya. Ini mungkin akan dengan sendirinya menakuti si pembuang sampah sembarangan itu, karena menurut saya salah satu faktor agar manusia bisa menghentikan kebiasaan buruknya adalah dengan takut terlebih dahulu. Sampah tidak selamanya menjadi suatu barang yang bersifat buruk, sampah akan menjadi sesuatu yang menguntungkan jika dimanfaatkan dengan baik dan benar. Jika sampah sudah bisa teratasi dengan baik, maka air yang bersihpun akan sangat mudah di dapatkan.

Air bersih yang mengalir di rumah kita masing masing bukan juga tanpa sebab. Mario lah… atau kita menyebutnya tukang ledeng. Berkat jasa jasa mereka lah kita bisa menikmati itu semua. Tanpa mereka, mungkin sampai saat ini kita masih mengambil air dari sumur bahkan sungai yang jaraknya sangat jauh dari rumah. Tentunya kita tidak mau jika waktu dihabiskan oleh hal itu saja, masih banyak hal - hal berguna yang bisa kita lakukan setelah itu. Kesenangan Mario ketika dia berhasil menyelamatkan sang putri, kesenangan kita ketika kita bisa tetap menjaga kelestarian lingkungan.

Sesuatu yang indah itu memang bukan hal yang mudah didapatkan, tapi akan terasa mudah jika kita sudah bisa berani untuk memulai mendapatkannya. Unilever telah berhasil mendapatkannya dengan menciptakan Pure It.


TAGS Pureit Air Bersih AirBersih Air Bersih Bukan Sesuatu yang Murah


-

Author

Follow Me